Terletak
di Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Dirilis oleh bupati
Sidoarjo pada tahun 2010 lalu ini telah banyak dikunjungi wisatawan local atau
mancanegara, juga mahasiswa dari berbagai universitas. Banyak juga sekolah-sekolah
datang berkunjung untuk sekedar melihat atau melakukan penelitian dan
pengamatan.
Kampung jamur ini dirilis karena
banyak warga Desa Wadungasih yang melakukan budidaya jamur tiram dirumahnya.
Perawatan jamur tiram yang relative mudah membuat warga Desa tergiur
menjadikannya sebagai sumber pencaharian tambahan.
Perawatannya sendiri hanya cukup
disiram saja. Dengan lokasi budidaya dalam sebuah ruangan, dan rak-rak tempat
jamur dikembangkan. Untuk menjaga suhu ruangan tetap lembab, maka tanah dalam
ruangan diberi pasir. Selain untuk menjaga kelembapan suhu, pasir berfungsi
sebagai penyerap air, juga agar air yang disiramkan ke jamur tidak menjadi
kubangan-kubangan air hingga menjadi sarang nyamuk yang dapat membahayakan si
perawat jamur. Karena suhu udara mejadi faktor penentu tumbuh suburnya jamur,
maka ketika musim panas, jamur harus dirawat intensif. Jika pada musim hujan
cukup menyiram sekali duakali dalam sehari. Maka saat musim panas, bisa empat
sampai lima kali. Lebar dan ukuran jamur tiram juga berkurang atau lebih kecil
ketika musim panas. Karena itu ketika musim panas, hanya sedikit warga yang
bertahan untuk membudidayakan jamur tiram.



disini jual baglock nya ga? kalo iya, berapa ya harganya?
BalasHapusada. harganya Rp.3000/ baglog. untuk keterangan lebih lanjut dan cara pemesanan, bisa membuka halaman website ini :)
BalasHapushttp://majumakmur.portalsip.com
Selamat pagi pak, apakah saya boleh tahu alamat dan no telp bapak, krn saya ingin berkunjung kesana?, terimakasih
BalasHapus