Minggu, 22 Desember 2013

Oleh-oleh Kampung Jamur

Memang sudah banyak orang yang menjual jamur crispy. Tetapi jika anda pecinta jamur, maka anda harus mencicipi jamur crispy ini. Dengan menggunakan merk Jamur crispy Bu Narto yang sudah terdaftar ini merupakan produk unggulan. Keistimewaan dari jamur crispy ini tidak berbau lengur dan tidak pahit. Selain itu jamur Crispy Bu Narto bisa bertahan selama 4 bulan. Racikannya murni rempah-rempah dan tepung terigu tanpa ada bahan pengawet. Dan tentu saja ada bumbu rahasia yang membuat jamur crispy ini beda dengan yang lainnya. 





 

“Jamur crispynya bisa bertahan sampai 4 bulan, rahasianya ada di pengeringan. Kalau di mall-mall atau ditempat penjualan lain kan, setelah digoreng langsung di konsumsi. Kalau jamur crispy kita dikeringkan dulu dari minyaknya. Itu juga yang mempengaruhi rasa dari jamur crispy Bu Narto” terang Pak Narto ketika di temui di kediamannya.
Selain jamur crispy, ada produk lainnya yang tidak kalah menarik. Yaitu kerupuk jamur. Anda harus mencoba juga produk yang satu ini. Jangan samapai salah membeli ya guys. Pastikan kalian membeli barang yang asli dengan mengontak langsung melalui website http://majumakmur.portalsip.com


Senin, 11 November 2013

UKM Jamur Wadungasih





Terletak di Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Dirilis oleh bupati Sidoarjo pada tahun 2010 lalu ini telah banyak dikunjungi wisatawan local atau mancanegara, juga mahasiswa dari berbagai universitas. Banyak juga sekolah-sekolah datang berkunjung untuk sekedar melihat atau melakukan penelitian dan pengamatan.
            Kampung jamur ini dirilis karena banyak warga Desa Wadungasih yang melakukan budidaya jamur tiram dirumahnya. Perawatan jamur tiram yang relative mudah membuat warga Desa tergiur menjadikannya sebagai sumber pencaharian tambahan.




            Perawatannya sendiri hanya cukup disiram saja. Dengan lokasi budidaya dalam sebuah ruangan, dan rak-rak tempat jamur dikembangkan. Untuk menjaga suhu ruangan tetap lembab, maka tanah dalam ruangan diberi pasir. Selain untuk menjaga kelembapan suhu, pasir berfungsi sebagai penyerap air, juga agar air yang disiramkan ke jamur tidak menjadi kubangan-kubangan air hingga menjadi sarang nyamuk yang dapat membahayakan si perawat jamur. Karena suhu udara mejadi faktor penentu tumbuh suburnya jamur, maka ketika musim panas, jamur harus dirawat intensif. Jika pada musim hujan cukup menyiram sekali duakali dalam sehari. Maka saat musim panas, bisa empat sampai lima kali. Lebar dan ukuran jamur tiram juga berkurang atau lebih kecil ketika musim panas. Karena itu ketika musim panas, hanya sedikit warga yang bertahan untuk membudidayakan jamur tiram.




 
 Kedepannya warga berharap mampu membangun CafĂ© dan Resto khusus jamur yang dapat memanjakan para pecinta jamur. Dari segi pemerintahan, mereka berharap mampu membangun dan memindahkan lahan budidaya jamur lebih besar dan dekat dengan sungai agar akses kebutuhan air lebih mudah.

Jika ingin membeli jamur di Kampung Jamur, harga jualnya termasuk stabil. Baik jamur sedang banyak panen ataupun tidak , harga jamur segar tidak berubah, yaitu 15 ribu per kilogram. Jika berminat silahkan dating dan mengunjungi Kampung Jamur di Desa Wadungasri Sidoarjo.